Drs. Muhammad Abdulkadir Martoprawiro, MS.,Ph.D dari Institut Teknologi Bandung menjadi narasumber pada acara kuliah umum jurusan kimia FMIPA UNSOED, pada senin 16 September 2019, kuliah umum ini membahas tema " Evaluasi & Rekonstruksi CPL Prodi Kimia Tingkat Sarjana dan Magister" yang diadakan di ruang rapat FMIPA pada pukul 08.30 s/d 16.00 WIB, seluruh staf pengajar kimia mengkuti acara ini dengan sangat antusias.

Drs. Sunardi, M.Si selaku Dekan FMIPA UNSOED memberikan sambutan sekaligus membuka acara kuliah umum ini, dalam sambutannya Drs. Sunardi, M.Si menyampaikan beberapa hal yang menjadi landasan dalam peninjauan kurikulum yaitu tracer study, tuntutan pasar, kemajuan IPTEKS, kompetensi yang diharapkan,  serta masukan dari pengguna atau stakeholder .

Perguruan tinggi dalam menyusun atau mengembangkan kurikulum, wajib mengacu pada KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.  Tantangan yang dihadapi oleh perguruan tinggi dalam pengembangan kurikulum di era Revolusi Industri 4.0 adalah mengahsilkan lulusan yang memilikki kemampuan literasi baru meliputi literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia yang berakhlak mulia berdasarkan pemahaman keyakinan agama.  Perguruan tinggi perlu melakukan reorientasi pengembangan kurikulum yang mampu menjawab tantangan tersebut.

Drs. Muhammad Abdulkadir M, MS.,Ph.D memberikan pengarahan bahwa dalam  mengadakan peninjauan kurikulum harus memperhatikan isu terpenting kurikulum 2019 yaitu : Adanya perubahan yang cepat, menguatnya peran internet dalam informasi dan IPTEKS, Hilirisasi (Ilmu Kimia bekerjasama dengan ilmu terapan), bagaimana kita mengembangkan sumberdaya yang sesuai potensi alam di indonesia, serta runtuhnya batas antar bidang yang harus dilihat sebagai potensi untuk maju sehingga kompetensi lulusan berkembang dan tidak hanya kuat dalam satu bidang tetapi menguasai beberapa bidang.