|
Tuesday, 27 Feb 2024
  • PERKULIAHAN (Semester GENAP 2022/2023): 13 Februari - 16 Juni 2023
X

Dari RISNA Ke RISTUR

Pengabdian telah menjadi agenda wajib bagi dosen dalam menyumbangkan hasil-hasil risetnya kepada mitra pengabdiannya. Seperti halnya mengajar dan meneliti, mengabdi merupakan salah satu komponen dalam Tri Dharma PT.

Dalam menjalankan pengabdian, mitra yang tepat menjadi awal kesuksesan dalam pengabdian tersebut. Selama dua tahun ini, Tim Pengabdi dari Jurusan Matematika yang terdiri dari Agung Prabowo, Agus Sugandha, Mashuri, Bambang Hendriya Guswanto, Suroto dan Slamet Riyadi telah melaksanakan kerjasama pengabdian dengan SMA Negeri 1 Mirit Kabupetan Kebumen.

Pengabdian yang didanai oleh Hibah LPPM dari skim Penerapan IPTEKS dimulai pertama kali pada tahun 2022. Tema pengabdian yang diusung adalah Riset Sederhana (RISNA). Dalam pengabdian tersebut, guru-guru SMA Negeri 1 Mirit untuk semua mata pelajaran mendapatkan penyuluhan teknik dan strategi merancang dan melakukan RISNA. Tahap selanjutnya adalah mempraktikkan teori dan pengetahuan yang telah didapatkannya. Hasil dari RISNA ini adalah publikasi 6 buah artikel pada Jurnal ber-ISSN dan 1 artikel pada Jurnal Internasional.

Pada tahun 2023, Tim Pengabdi masih mendapat kepercayaan dari LPPM Unsoed untuk kembali melakukan pengabdian di tempat yang sama. Tema kali ini masih seputar peningkatan profil riset guru-guru SMA Negeri 1 Mirit dengan mengambil jenis riset berupa Riset Literatur (RISTUR).

Rabu, 23 Agustus 2023 telah dilaksanakan penyuluhan teknik dan strategi melakukan RISTUR. Penyuluhan ini tidak hanya diikuti oleh guru-guru, tetapi juga karyawan Bagian Tata Usaha. Harapannya, tidak hanya guru yang mampu membuat artikel ilmiah, tetapi juga staf sekolah lainnya dapat memanfaatkan data-data sekolah menjadi tulisan ilmiah yang dipublikasikan.

Pada sesi pertama penyuluhan tersebut, Agung Prabowo, S.Si., M.Si. memaparkan bagaimana memulai RISTUR, apa saja yang perlu dipersiapkan, bagaimana mengolah informasi dari artikel yang dibaca, dianalisis, di-review dan dikaji, serta bagaimana menemukan celah riset dari artikel-artikel yang telah dianalisis tersebut. Beberapa contoh diberikan untuk memberikan gambaran bagaimana memperoleh pengetahuan baru yang berbeda (sekecil apapun) dari riset-riset sebelumnya. Salah satu strateginya adalah dengan “mengawinkan”dua bidang kajian dan menemukan irisannya.

Pada sesi kedua, Agus Sugandha, S.Pd., M.Si. menjelaskan cara memperoleh ratusan bahkan ribuan artikel dalam waktu sekejap. Para guru diajak untuk men-download aplikasi Publish or Perish dan diberikan contoh praktik penggunaannya. Semua tampak bahagia. Ada kegembiraan baru merebak dari senyum puas memparktikan aplikasi Publish or Perish.

Pada tahap selanjutnya, dipilih 1 artikel untuk dianalisis lebih mendalam. Cara yang digunakan masih dengan memanfaatkan aplikasi. Kali ini dengan aplikasi VOS Viewer. Aplikasi ini sangat memudahkan untuk memperoleh informasi-informasi penting dalam suatu artikel.

Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi berupa aplikasi Publish or Perish dan VOS Viewer, sangat membantu untuk menemukan celah riset. Selanjutnya, celah riset ini dapat dikerjakan untuk menghasilkan artikel atau untuk tujuan further research. Maju Terus Pantang Menyerah.

-AP-

KELUAR